BERADA DI DALAM LINGKARAN: BAGIAN 3 TENTANG DIRI
Assalaamu'alaykum.
Senang berkenalan dengan Anda. Aku Nida Savaira. Aku ingin menulis pada halaman kali ini dengan hembusan napas lembut di kota. Dan aku sudah membuat secangkir teh terlebih dahulu! Berharap aku akan hangat dengan itu. Sebaiknya, aku menulis bagian 3 dengan sedikit longgar. Tapi terima kasih sudah membaca sampai sejauh ini.
Ah, tidakkah tinggal di kota cukup mengerikan? Aku akan berpikir begitu ketika melihat banyak aktivitas di kota. Banyak fakta baru yang terungkap dari perkembangan sosial. Dan dinyatakannya, bahwa situasi telah berubah karena kemajuan sosial. Makhluk pada dasarnya cenderung tidak menyukai perubahan lingkungan yang besar. Jadi jika tidak ada yang lain, mereka tidak suka menerima hal-hal baru. Hal ini terjadi padaku. Sampai aku lalai memperbarui informasi yang tidak memiliki kepentingan langsung. Dan orang akan melakukannya jika sudah terdesak dengan situasi. Ada juga yang menyebutnya 'sibuk'.
Saat ini masalah yang aku hadapi cukup banyak. Itu tentu saja membuatku merasa kesulitan. Dan sangat sulit untuk mencari tempat pengaduan.
'Saya menjadi salah satu tempat di mana aku mengalami masalah'.
Secara diam-diam seperti aku yang membuat masalah sendiri.
Terkadang aku sering bergumam. Berpikir bahwa melarikan diri itu memalukan tetapi menyenangkan dan bermanfaat, aku yang hidup dengan diganggu pelarian diri akan berpikir begitu. Maaf untuk meneruskannya, ini adalah drama kehidupan. Dimana akan ada yang berperan sebagai protagonis dan antagonis. Cukup lucu jika mereka membayangkan protagonis pada diri mereka. Tapi mereka sudah sangat hebat dapat bertahan pada hidup yang penuh lika-liku. 'Kamu luar biasa! kerja bagus!' Apakah ucapan itu akan menghangati orang yang mengalami masalah atau tidak, aku mengharapkannya pada cangkir teh yang hangat.
Aku akan mengadu pada setiap malam aku berbaring. Aku akan bertanya-tanya pada diri sendiri, 'seperti apa aku nanti? Bagaimana bentuk pencapaianku nanti? Bagaimana caraku menundukkan kepala saat di hadapan Sang Pencipta?' Dan aku akan berpikir, 'bagaimana pandangan orang tentang ku?' Aku selalu merasa bersalah ketika mengingat hari yang sudah dijalani, merenung dalam setiap penyesalan dan kesedihan. 'Mengapa tadi aku melakukan hal seperti itu? harusnya tadi seperti ini...' Seperti itu.
Banyak orang menahan diri untuk tidak melakukannya, bukan hanya diri mereka sendiri. Bahkan dapat tidak akan pernah terjadi dan itu tidak luar biasa. Mungkin ada saat dimana hal indah berada di sekitar Anda. Aku ingin banyak orang merasakan pandangan indah dari kehidupan sehari-hari. Jika saja kita tidak menahan diri, apakah kesempatan itu akan masih berpihak?
Jadi, apa yang sebenarnya aku inginkan? Apa yang sebenarnya ku lakukan? Drama kehidupan setiap orang sangat berbeda, mereka mempunyai benang merah dan jalan keluar tersendiri. Aku akan mencari jalan keluar sendiri dan akan berharap itu muncul dalam mimpi. Mimpi indah adalah hal terbaik dari segala imajinasi dan akan sangat menyenangkan jika itu menjadi kenyataan.
Hari yang akan terus berubah dan aku ingin hari itu menunggu kehadiran ku. Bukankah pemandangan yang luar biasa itu lebih setiap hari bagi kita sekarang? Pada akhirnya, pernyataan-pernyataan mental ini adalah alasan utama untuk mencapai suatu kesimpulan dalam hidup. Aku masih mencari kesimpulan itu. Namun, aku memiliki suatu kesimpulan. Selama manusia adalah makhluk hidup, mekanisme hidupnya sama dengan makhluk hidup lain. Oleh karena itu, mungkin untuk hidup di luar lingkaran itu. Dan jika Anda mencoba melewatinya, itu luar biasa. Tapi, terkadang tidak apa-apa untuk menghormati naluri sebagai makhluk hidup dan menghargai cara hidup yang mengikuti penilaian itu, mengutamakan keselamtan dan kebahagian diri sendiri.
Akhirnya.
Terima kasih telah membaca teks yang panjang dan buruk ini. Apa yang mungkin aku inginkan akan terus berubah. Aku akan senang jika ada yang bisa memperhatikan emosi hangat dari kehidupan sehari-hari. Dan tanpa sadar teh yang ku minum sudah hilang, jadi aku akan mengakhiri di sini. Namun ini bukan akhir dari segalanya, hehe.
Terima kasih banyak atas dukungan kalian yang terus-menerus! (membuat hati dari jari-jari tangan).
Nida Savaira.
AAAA NIDAAA 💓! keren bangettt 😭😭 sampai aku screenshot kata" yg kesannya ngena banget 🥺✨ sukses terus!!
BalasHapusHi! Terima kasih udah baca~ Wah! Mantap banget nih, keren~ sukses buat kamu juga ya ^^
Hapus