SAMAR YANG TERASA HANGAT : SISI TERBAIK DARI WAJAH SEKOLAH
Assalaamu'alaykum.
Senang berkenalan dengan Anda. Saya Nida Savaira. Saya seorang pelajar yang menjalani masa sekolah dengan riuh gemuruh badai tugas. Untuk beberapa alasan, saya benci sekolah. Dan untuk beberapa alasan pula saya menyukainya.
Sekolah saya seperti cagar budaya. Bangunan yang tampak jelas seperti masa kolonial belanda itu masih saja berdiri kokoh dan membawa susasana seperti rindu yang terasa hangat. Saya suka akan suasana yang kental, bernostalgia, dan hangat itu. Entah mengapa, saat berjalan di koridor, saya seperti merasakan dan memikirkan interaksi antara orang-orang terdahulu yang berada di sana. Ini adalah suatu ungkapan dari 'saat jalan-jalan, jangan lupa menahan rasa penasaran'.
Terdapat rumah hijau¹ di sebelah pos keamanan. Saya cukup senang ketika mengetahui jenis tumbuhan apa saja yang berada di sana. Dan ada area berpasir untuk para siswa yang berolahrga. Saya menyukai area itu, tapi keraguan untuk mencobanya sangat tinggi.
Sekolah ini mempunyai perkebunan kecil dan itu sangat indah! Sungguh! Tidak jauh dari area perkebunan, terdapat taman kecil yang menampakan kolam ikan dan bebatuan besar yang sangat indah. Sayangnya, saat terakhir kali saya ke sana, kolam itu tidak berpenghuni. Dan faktanya, selesai kegiatan belajar, saya selalu menyempatkan diri untuk pergi ke taman itu sebab suasananya sangat indah. Saya ingin merekomendasikan kepada pihak sekolah untuk menambahkan bangku taman berwarna putih di sana, haha.
Saya suka pohon-pohon yang menjulang tinggi di tepi lapangan yang berbentuk persegi panjang itu. Ketika langit berwarna biru cerah dengan awan putih dan hijaunya daun, saya ingin segera melukis pemandangan indah ke mata saya. Saya pernah membaca suatu ungkapan dan akan terbesit ungkapan itu saat 'melihat langit'. Saya duduk di atas permukaan lapangan dengan warna-warna cerah dan terkesan atas 'langit yang saya lihat sambil tenggelam dalam pikiran dan pikiran'.
Karena banyak sekali pohon di area sekolah, saya jadi sering memikirkan cahaya yang keluar dari lubang daun lebat itu. Saya ingin tahu apakah itu cahaya yang lembut. Dan setiap kali saya mencoba merasakannya, ini menyerupai semangat anak yang hidup karena mimpinya dan kehidupan mudanya sangat menarik. Saya ingin melihat kehidupan sehari-hari itu dari kejauhan.
Tapi, bukankah yang terbaik adalah kantin? Saya akan melewati sebuah lorong untuk pergi ke kantin. Dan saat keluar dari lorong, ramai akan sambutan suara-suara yang dihasilkan dari berbagai macam kegiatan. Makanan kantin favorit saya adalah siomay²! Siomay itu sungguh lembut dan satuan harganya dikenai sebesar 1.000 rupiah saja, sungguh! Saya selalu menambahkan ekstra saus cabai dan saya merekomendasikan untuk menambahkan ektra cabai di dalamnya. Makanan favorit saya selanjutnya adalah roti³. Saya suka sekali pada jadwal roti rasa srikaya dan kopi tiba. Tapi sangat jarang bagi saya untuk mendapatkanya, jadi terkadang menggantinya dengan roti coklat adalah pilihan terakhir T_T (oh! apakah saya baru saja membuat ekspresi? haha).
Selanjutnya adalah kelas. Saya menempati sisi kelas yang sampingnya adalah taman sekolah! Faktanya, terkadang saya melihat tupai yang berjalan pada dahan pohon, hahaha. Atau terkadang burung yang hinggap pada kabel listrik. Bila mendung, saya akan melihat bagaimana angin-angin dingin itu membuat pohon bergoyang dan daunnya yang terbang. Saya ingin sekali memberitahu fakta ke semua orang bahwa saya dapat melihat dan merasakan keseharian itu.
Oh! ada satu area yang menurut saya adalah wajah tertenang. Dan akan ramai bila para siswa menggunakan area itu untuk kelas memasak. Terdapat ruangan pramuka yang sangat damai dengan kolam ikan dan kura-kura yang menambah kesan sejuk. Sepertinya, area itu juga sering dilalu-lalangi kucing jalanan.
Sesungguhnya, saya lebih menyukai perjalanan pulang sekolah dan akan bercerita mengenai hal itu. Saya rasa itu sangat menyenangkan jika diceritakan. Karena saya ingin memberikan emosi dan penemuan apa saja yang saya temukan di perjalanan pulang sekolah.
Terima kasih.
Nida Savaira.
✿
¹Rumah hijau bisa diartikan sebagai rumah kaca atau rumah yang berisikan dengan segala macam tanaman yang dibudidayakan.
²Siomay umumnya dibuat dari ikan tenggiri dan beberapa bahan penujang lainnya. Dengan pelengkap sambal kacang, kecap, dan saus.
³Roti adalah makanan berbahan dasar utama tepung terigu dan air, yang difermentasikan dengan ragi, tetapi ada juga yang tidak menggunakan ragi.
Komentar
Posting Komentar